Para pebisnis yang berada di Tangerang Selatan (Tangsel) membuat suatu wadah untuk share info seputar bisnis yaitu Komunitas Pebisnis Tangsel yang disingkat Kopi Tangsel.

Kopi Tangsel didirikan pada tahun 2015 atas permintaan dari Dekranas (Dewan Kerajinan Nasional) bertujuan untuk memajukan Tangsel melalui branded lokal usaha masing-masing dan siap berkompetisi melawan branded luar negeri.

Setahun silam, komintas tersebut menguatkan silaturahmi antar pebisnis yang bergabung di Kopi Tangsel. Tahun ini mengadakan workshop, seperti tanggal 12 Maret akan diselenggarakan workshop mengenai bisnis seharian full.

Peserta workshop tersebut, pebisnis pemula yang ingin mengetahui tips dalam berbisnis. “Kami mengadakan workshop ini bertujuan agar orang-orang semangat membangun kewirausahaannya dan bersatu untuk menyaingi produk luar negeri, saya sendiri sebagai pengusaha clothing, tidak bisa melawan produk luar negeri hanya seorang diri. Kalau bersatu kami optimis,” ujar Ketua Kopi Tangsel, Sigit Sulistiyanto saat ditemui tangerangonline.id di kediamannya.

Komunitas itu biasa berkumpul dengan sesama pebisnis di pusat jajan BSD, Tangsel. Sekarang anggota yang terkumpul di Kopi Tangsel berjumlah 230 anggota. Semakin banyak anggota, semakin banyak juga peluang untuk optimis menang bersaing dengan produk luar.

“Pebisnis yang bergabung di Kopi Tangsel ini berbeda-beda dan kami membagi kategori pebisnis. Ada designer, clothing, kuliner dan lain sebgainya. Alhasil, komunitas ini saling membantu dan melengkapi,” tegas Sigit. (Eno)

Sumber berita : tangerangonline.id (https://tangerangonline.id/2016/03/07/kopi-tangsel-mewadahi-pebisnis-lokal/)